Welcome to BAPPEDA NTB Official Website

Berita

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 Kabupaten Dompu

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 Kabupaten Dompu

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 Kabupaten Dompu menjadi momentum strategis dalam merancang arah pembangunan daerah yang lebih terarah dan berdampak. Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Dompu, Bambang Firdaus ini dihadiri oleh Kepala Bidang P2EPD Bappeda NTB, Firmansyah, S.Hut., M.Si., sebagai representasi sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten. Bertempat di Pendopo Bupati Dompu, Senin (13/4/2026) 

Membukan kegiatan, Bupati Dompu Bambang Firdaus, menegaskan bahwa tahun 2027 merupakan fase krusial dalam pelaksanaan RPJMD 2025–2029. Ia menekankan pentingnya percepatan realisasi program strategis agar target pembangunan dapat tercapai secara optimal. Menurutnya, arah pembangunan Dompu ke depan harus berfokus pada transformasi sosial yang inklusif, penguatan ekonomi produktif berkelanjutan, serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan berbasis digital.

Mengusung tema peningkatan produktivitas dan investasi berbasis desa, Musrenbang ini menegaskan pergeseran paradigma pembangunan dengan menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan. “Pembangunan harus dimulai dari desa. Desa bukan lagi objek, tetapi subjek dan pusat pertumbuhan ekonomi,” tegas Bambang, menandai komitmen kuat pemerintah daerah dalam memberdayakan potensi desa secara maksimal.

Berbagai isu strategis turut menjadi perhatian, mulai dari pengentasan kemiskinan, percepatan penurunan stunting, hingga peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan. Selain itu, penguatan sektor unggulan seperti pertanian, peternakan, dan perikanan juga menjadi fokus utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih tangguh.

Dalam kesempatan tersebut, Firmansyah menyampaikan arah kebijakan pembangunan Provinsi NTB melalui konsep orkestrasi pembangunan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya integrasi lintas sektor guna menciptakan pembangunan yang inklusif dan memberikan dampak luas bagi masyarakat. Fokus pembangunan tahun 2027 diarahkan pada transformasi pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, pengembangan industri agromaritim, serta pariwisata berkelanjutan.

Upaya tersebut diperkuat melalui strategi peningkatan kualitas layanan dasar, penguatan ekonomi lokal, pengurangan kesenjangan antar wilayah, serta pembangunan sumber daya manusia dan reformasi birokrasi. Program unggulan seperti Desa Berdaya juga menjadi langkah konkret dalam percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem melalui pendekatan terpadu dan berkelanjutan.

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah kabupaten dan provinsi, Musrenbang ini diharapkan mampu melahirkan perencanaan pembangunan yang adaptif, tepat sasaran, dan berkelanjutan, serta mendorong Dompu semakin maju serta berkontribusi bagi terwujudnya NTB yang makmur dan mendunia.