Welcome to BAPPEDA NTB Official Website

Berita

Bappeda NTB Dorong Penguatan Desa Berdaya dalam Pembekalan KKN PMD Universitas Mataram

Bappeda NTB Dorong Penguatan Desa Berdaya dalam Pembekalan KKN PMD Universitas Mataram

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Provinsi NTB, Heri Agustiadi, S.Sos., MM., menjadi narasumber dalam kegiatan Zoom Meeting Pembekalan Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN PMD) Universitas Mataram yang dilaksanakan pada Rabu, 29 April 2026. Kegiatan ini mengangkat tema penguatan konsep Desa Berdaya sebagai strategi percepatan pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam paparannya, Heri menyampaikan bahwa program Desa Berdaya merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi NTB dalam kerangka pembangunan jangka menengah tahun 2025–2029. Program ini dirancang untuk memastikan potensi sosial dan ekonomi desa dapat dikelola secara optimal, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong percepatan penurunan angka kemiskinan di wilayah perdesaan.

Selain itu, pendekatan pembangunan desa dilakukan secara terintegrasi melalui sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga pemerintah desa. Pendampingan langsung kepada masyarakat menjadi salah satu kunci utama, khususnya bagi rumah tangga miskin ekstrem melalui pendekatan graduasi yang dilakukan secara bertahap, adaptif, dan berbasis kebutuhan lokal.

Data menunjukkan bahwa perkembangan desa di NTB terus mengalami peningkatan signifikan. Pada tahun 2025, tidak terdapat lagi desa dengan status sangat tertinggal maupun tertinggal, sementara jumlah desa mandiri mencapai 498 desa atau sekitar 48,78 persen dari total desa di NTB. Capaian ini menjadi indikator positif dari keberhasilan intervensi pembangunan berbasis desa yang telah dilaksanakan.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa pada tahun 2026, implementasi program Desa Berdaya difokuskan pada 40 desa miskin ekstrem sebagai tahap awal, dengan total 6.218 kepala keluarga sasaran. Setiap pendamping akan mendampingi sekitar 50 kepala keluarga untuk memastikan intervensi berjalan efektif dan tepat sasaran.

Melalui kegiatan pembekalan ini, mahasiswa KKN PMD diharapkan mampu berperan aktif sebagai agen perubahan di desa, sekaligus mendukung implementasi program Desa Berdaya. Sinergi antara akademisi dan pemerintah diharapkan dapat memperkuat upaya pembangunan desa yang berkelanjutan, inklusif, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.