windows 10 pro office 2019 pro office 365 pro windows 10 home windows 10 enterprise office 2019 home and business office 2016 pro windows 10 education visio 2019 microsoft project 2019 microsoft project 2016 visio professional 2016 windows server 2012 windows server 2016 windows server 2019 Betriebssysteme office software windows server https://softhier.com/ instagram takipçi instagram beğeni instagram görüntüleme instagram otomatik beğeni facebook beğeni facebook sayfa beğenisi facebook takipçi twitter takipçi twitter beğeni twitter retweet youtube izlenme youtube abone instagram

Sinergitas Membangun 99 Desa Wisata

MATARA-BAPPEDA NTB –  Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc telah menandatangani SK penetapan 99 desa wisata yang fokus dikembangkan dalam lima tahun ke depan. Tahun 2019 ini, Pemprov fokus melakukan intervensi terhadap 20 desa wisata yang tersebar di NTB.

Dalam rangka itu, Bappeda NTB Menggelar Rapat Koordinasi Sinergisitas dengan Seluruh OPD dan stakeholder terkait.  Adapun OPD dan Stakeholder yang duiundang antara lain; Kadis Pariwisata, Kadis BPMPDes, Kadis Perikanan dan Kelautan, Kadis LHK, Kepala Bappeda, Dewan Riset Daerah, Direktur Poltekpar Lombok, Ketua Lemlit dan Akademisi Universitas Mataram.

Maksud dan tujuan diselenggarakan Rapat ini antara lain:

  • Untuk melakukan pemetaan kebutuhan pada lokasi 99 desa wisata yang diintervensi
  • Pembagian peran dalam mengalokasikan dana baik dari Pemerintah Pusat, Provinsi maupun Kabupaten/Kota dan stakeholder untuk pengembangan lokasi 99 desa wisata.
  • Dukungan Akademisi dan Universitas melalui program Kuliah Kerja Lapangan di 99 Desa wisat

2

SK 99 Dewi Sudah ditandatangani oleh Gubernur. Kriteria Desa Wisata yang dipilih adalah Desa yang memilik skor terbanyak setelah di overlay dengan desa kriteria miskin dan kriteria desa stunting.

Demikian diungkapkan Kabid Perencanaan Pembangunan Bidang Ekonomi, Nuryanti Tadjudin SE.ME  pada saat membuka acara di Aula Rapat Samota Kantor Bappeda NTB.

 

“Saya Tahun 2017 pernah berkunjung ke Desa Kembang Kuning, tidak pernah ada intervensi tetapi kunjungan wisata cukup tinggi. Pengelolaannya sudah berbasis Digital dan juga sudah tersedia Homestay. Ada sanggar, bertanam hidroponik.  Contoh lain. Ada juga desa yang dari nol sekarang sudah berkembang. Contohnya Desa Bilabante yang disuport dari IZED. Hotel Santika bahkan punya paket untuk wisata ke Bilabante”. Paparnya.

 

“Dari 99 Dewi, NTB sudah memiliki 6 Dewi yang existing, sehingga menjadi inspirasi munculnya 99 Dewi lainnya . Bilabante sudah Existing, penangannanya sudah beda. Ada 3 klasifikasi dari 99 Dewi yaitu Berpotensi, Berkembang dan Maju. Target Dewi menjadi maju hanya 4 tahun. Pembagaian peran dari provinsi, kabupaten dan NGO dalam pengembangan desa wisata. Forum inilah yang akan menghasilkan Roadmap antara OPD sektor hulu dan Pariwisata khususnya. Dengan kerja yang terintegrasi kita bekerja lebih cepat untuk menju dewi yang maju.

Untuk memulai harus ada beberapa hal yang harus dimulai dari mulai level desa yaitu : Peraturan tentang desa wisata (Kelembagaan), APBDes bisa dimanfaatkan untuk mengelola tinggal support kabupaten, provinsi dan NGO”. Jelasnya.

3

Rapat Koordinasi ini menghasilkan Kesepakatan dan Tindak Lanjut antara lain:

  1. Merumuskan pemetaan indicator 100 Desa Wisata (99 Desa Wisata berdasarkan 104 Indikator)
  2. Mengembangkan Kelompok Sadar Wisata
  3. Sosialisasi pada tahun 2019, sehingga tahun 2020 actionnya, Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata Kabupaten/Kota Melakukan Konsultasi Masterplan Ke Dispar NTB Dan Bappeda NTB
  4. Anggaran pelatihan bersumber dari DBHCHT dan APBDes (4org dari Bappeda, DPMPD dan Dispar, Akademisi per kab/kota untuk mendampingi penyusunan)
  5. Dispar bersurat ke kab/kota (tandatangan gubernur) agar desa menyusun masterplan, anggaran dr dana desa, sbg tindak lanjut dr SK 99 desa wisata. Nov agar bisa dilaporkan hasil tindak lanjut MoU tsb.
  6. Tim Percepatan Realisasi Provinsi agar segera dibentuk
  7. Format kerjasama antara Akademisi tingkat universitas
  8. Bappeda mengupayakan penetapan Poltekpar menjadi mitra kabupaten/kota
  9. Desa wisata menjadi obyek lokasi penelitian atau KKN mahasiswa
  10. Masuk dalam Konsorsium SDGs
  11. Durasi hitungan bulan, agar pertemuan lebih diintensitaskan
  12. Mendesain strategi untuk memperoleh data 104 indikator
  13. Dispar mengawal MoU kab/kota
  14. Fokus Intervensi di 25 desa prioritas 2019, dan 20 desa prioritas 2020
Porno Gratuit Porno Français Adulte XXX Brazzers Porn College Girls Film érotique Hard Porn Inceste Famille Porno Japonais Asiatique Jeunes Filles Porno Latin Brown Femmes Porn Mobile Porn Russe Porn Stars Porno Arabe Turc Porno caché Porno de qualité HD Porno Gratuit Porno Mature de Milf Porno Noir Regarder Porn Relations Lesbiennes Secrétaire de Bureau Porn Sexe en Groupe Sexe Gay Sexe Oral Vidéo Amateur Vidéo Anal
yalova escort yalova escort bayan van escort van escort bayan uşak escort uşak escort bayan trabzon escort trabzon escort bayan tekirdağ escort tekirdağ escort bayan şırnak escort şırnak escort bayan sinop escort sinop escort bayan siirt escort siirt escort bayan şanlıurfa escort şanlıurfa escort bayan samsun escort samsun escort bayan sakarya escort sakarya escort bayan ordu escort ordu escort bayan niğde escort niğde escort bayan nevşehir escort nevşehir escort bayan muş escort muş escort bayan mersin escort mersin escort bayan mardin escort mardin escort bayan maraş escort maraş escort bayan kocaeli escort kocaeli escort bayan kırşehir escort kırşehir escort bayan www.escortperl.com

İstanbul escortAtaşehir escortPendik escortKartal escortMaltepe escortÜmraniye escortKurtköy escortKadıköy escortAnadolu yakası escortAvrupa yakası escortŞişli escortMecidiyeköy escortŞirinevler escortAvcılar escortHalkalı escortBeylikdüzü escortBakırköy escortAtaköy escort