RAPAT PERTEMUAN TEKNIS TINGKAT PROVINSI PROGRAM GENERASI EMAS NTB 2025 (GEN2025) DI BAPPEDA PROVINSI NTB

Pertemuan Teknis Program Generasi Emas NTB 2025
Rapat Pertemuan Teknis GEN Tingkat Provinsi Program Generasi Emas NTB (GEN) 2025

Pertemuan Teknis Program Generasi Emas NTB 2025 ini bertujuan untuk  mensosialisasikan  Program Generasi Emas NTB 2025 dan meningkatkan Koordinasi provinsi dan kabupaten/kota dalam pelaksanaan Generasi Emas NTB (GEN) serta mendapatkan masukan dan kesepakatan tentang pelaksanaan program Generasi Emas NTB.

 

Rapat Pertemuan Teknis Tingkat Provinsi Program Generasi Emas NTB 2025 (GEN2025) yang berlangsung pada hari Kamis tanggal 6 Feberuari 2020, di Bappeda Provinsi NTB, Mataram tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Sosial Budaya Bappeda Provinsi NTB Drs. Lalu Hasbulwadi, M.Pd. beliau menyampaikan bahwa salah satu Program Unggulan yang mempunyai Misi Pemberdayaan Masyarakat yang mampu menciptakan Generasi yang unggul, cerdas, dan produktif. untuk mencapai indikator dalam RPJMD yang ada dalam indicator GEN, oleh karena itu pertemuan teknis sangat penting utnuk dilakukan agar tetap terkoordinasi dengan program lainnya sehingga pada saat evaluasi 2025 nanti akan Nampak hasil dari berbagai lintas sectoral. Diharapkan masukan dan saran dari berbagai pihak yang bersifat membangun untuk program Generasi Emas NTB.

Kemudian disampaikan juga pemaparan arahan mengenai keberkelanjutan Program Generasi Emas NTB 2025 disampaikan oleh Ketua Tim Koordinasi Pengembangan Program Generasi Emas NTB 2025 Ir. H. Rosiady H.Sayuti, MSc,Ph.D. harapan beliau adalah dari Program Generasi Emas NTB2025 ingin mengkoordinasikan seluruh pengembangan program SDM di NTB sehingga menjadi efektif dalam mencapai kualitas SDM yang indikatornya utamanya adalah sehat, cerdas, dan produktif. Sehat, AKI menurun, AKM meningkat, Cerdas : Angka Partisipasi sekolah meningkat, melalui indicator tersebut, dapat diketahui perkembangan balita itu apakah anak itu sehat, normal atau sesuai yang diharapkan mereka nantinya menjadi generasi unggul yang mampu menjadi  Mutiara sehingga perlu dijaga mulai  dari sekarang, dan lahirlah Zohri – zohri yang baru di NTB karena Zohri merupakan salah satu program, GEN sebagai batu loncatan  untuk dijadikan Generasi yang unggul ditahun 2025. Harapan Program GEN terus berlanjut samapai dengan tahun 2025, sehingga sangat perlu disinergikan dengan program – program lainnya. Konsep dan Desaign agar program – program  tetap terkoordinasi dengan baik  sehingga rencananya tim koordinasi Program Generasi Emas NTB2025 akan presentasi ke Gubernur Nusa Tenggara Barat . Pada tahun – tahun berikutnya nanti diharapkan kabupaten/kota untuk menjalankan sendiri Program Generasi Emas NTB2025 ini mulai dari kegiatan sampai anggaran – anggarannya. Tujuan dari PUP ialah, agar catin mempunyai pengetahuan yang cukup terkait parenting sehingga kasus stunting, kematian ibu dan balita dapat dicegah dan dikurangi. Peran Kompak sangat perlu dalam membantu agar kab/kota mau menganggarkan untuk kegiatan GEN.

10 Program unggulan lingkup Gemilang Pendidikan dan Kesehatan, Program GEN terdapat pada no.9. Ada SK terdiri untuk setiap program unggulan,sehingga ide baru untuk membuat satu SK Program unggulan dari semuanya menjadi satu merupakan salah satu cara untuk mengkoordinasikan program – program unggulan tersebut. Sehingga lebih mudah untuk mengevaluasi . Tantangan dan Harapan perlunya sinkronisasi dengan program yang lain contohnya, masing- masing desa memiliki desa tersendiri. Sehingga perlu disatukan dengan adanya jukni atau juklis.

Lanjutan Pemaparan hasil pelaksanaan GEN 2019 dan Rencana Kegiatan GEN pada tahun 2020 oleh Sekretarias GEN ( Khaerul Anwar,SKM,M.Kes)

  • Secara teori bahwa anak atau generasi emas dihasilkan dari keluarga yang Pasangan Ramah Anak, atau Parenting. untuk menuju PARANA, terdapat indikator banyak, didalamnya itu ada hak – hak anak yang perlu dipenuhi yang dilakukan oleh orang tuanya.
  • Begitu anak lahir diberikan ASI ekslusif  yang merupakan hak anak, sehingga dibuatkan rumusan sekian indikator utama sehingga termasuk dalam keluarga Pasangan Ramah Anak.
  • GEN bukan program baru tetapi memperkuat program yang sudah ada, dengan adanya kelas PARANA dan pemberian MMN (Multi Micro Nutrient) bagi ibu hamil.
  • Hasil Intervensi GEN ada sertifikasi PARANA (100 desa/kel) dengan hasil apakah Ramah Anak atau belum Ramah Anak.
  • Siklus GEN dari Remaja dan Remaja sehingga pada tahun 2019 telah dilakukan TOT Kelas Remaja dalam rangka GEN.
  • dari 872 pasanagan 64,9 persen termasuk dalam kategori Pasangan Ramah Anak.
  • Pencapaian Indikator, Suami dengan usia ideal memiliki anak 91,9 % , istri 95,4 % Pendidikan min SMA 63,6 %, isteri 58,7 % kehamilan pertama – kedua, suami perokok 85,9 %, IMD 84,2 %, KB Pasca salin (masa nifas) 20,3 %, BBLR 6,8 %. Panjang Badan Lahir < 48 cm, 25,9 % memiliki 1 -2 anak 75,6 %, akte kelahiran 81,8 % lingkungan rumah bersih. inilah indikator penilai PASANGAN RAMAH ANAK.
  • Rencana kedepanya akan dibuatkan group untuk suplai informasi ke ibu hamil (1000 HPK) untuk tahun 2020.
  • Tahun 2019 telah dilakukan kelas remaja terdapat 100 sekolah yang akan diintervensi.
  • Pada tahun 2020 akan direvisi system informasi yang ada karena aplikasi yang ada tidak kompateibel dengan Tab.
  • Tantangan yang ada, sosialisasi Program GEN kurang, anggaran kurang optimal di APBD Kab dan desa.
  • Perlu Perumusan Kegiatan dari berbagai pihak.
  • Diskusi anggaran 2021, untuk menyakinkan desa dan kabupaten. tergantung dari kabupaten masing – masing dengan peraturan bupati masing – masing, sinkronisasi desa gen yang lain PKK, Kemiskinan, desa Stunting,dll.

Hasil Rapat :

Mengawali tahun 2020, pada tanggal 6 Februari 2020 telah dilaksanakan Rapat Teknis Program GEN di Bappeda Provinsi NTB, dengan 2 agenda : pembahasan keterpaduan program-progam unggulan di bawah Misi 3 (NTB Sehat dan Cerdas) serta penyampaian review program GEN 2019 dan Rencana 2020. Rapat dihadiri oleh Bpk. H. Rosiady Sayuti, selaku Ketua Tim Koordinasi GEN Provinsi NTB, Kepala Dinas Kesehatan Prov. NTB, Kabid Sosbud Bappeda, para undangan yg terdiri dari Lintas sectoral, NGO dan Koordinator Kab/Kota program GEN. Secara umum, rapat menyimpulkan 3 hal untuk ditindak-lanjuti, yaitu : 1) Perlunya dibuat Buku Roadmap Program2 Unggulan di bawah payung “NTB Sehat dan Cerdas” yang berisi konvergensi program, “cascade” program, indicator yg berisisan, lokasi desa, mekanisme keterpaduan; 2) Perlunya di-segerakan Peraturan Gubernur Tentang GEN, sebagai dasar untuk pelaksanaan program serta koordinasi perencanaan dengan Kabupaten/Kota dan Desa; 3) Akan dilakukan monev terpadu ke Kab/Kota serta Desa untuk melihat keterpaduan program di tingkat lapangan.