Rapat Koordinasi Triwulan II Kerjasama Pemerintah RI-UNICEF Tahun 2024

Sekretaris Bappeda Provinsi NTB, Dr. Mahjulan, SP., MP., memimpin kegiatan Rapat Koordinasi Triwulan II Kerjasama Pemerintah RI-UNICEF Tahun 2024 dalam rangka meningkatkan koordinasi dan mengetahui perkembangan sampai sejauh mana pelaksanaan rencana program dan kegiatan dalam Anual Work Plan Kementerian / Lembaga di daerah pada triwulan kedua. Kegiatan dihadiri Perwakilan Unicef, serta perangkat daerah terkait lingkup Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota di NTB secara daring dan luring. Bertempat di ruang rapat Geopark Bappeda NTB, Kamis 27 Juni 2024.

Dr Vama Chrisna, perwakilan unicef sampaikan apresiasi kepada Bappeda NTB melalui PPK Unicef yang senantiasa tekun mengawal program dukungan Unicef. Sampai dengan 24 Juni untuk progress program dukungan yang masih aktif sampai saat ini melalui kantor perwakilan Unicef NTT-NTB, program tersbeut antara lain : Program dukungan Imunisasi melalui mitra IAKMI NTB, program ini meliputi program dukungan untuk peningkatan kualitas imunisasi rutin baik menyasar pada puskesmas.

PKBI dengan dukungan Program kolaborasi WASH dan Health, dukungan ini di khususkan untuk meningkatkan pelayanan esensial Kesehatan Ibu, Kesejatan Bayi Baru Lahir dan Kesehatan anak serta Kesehatan imunisasi, pengendalian dan pencegahan infeksi di sarana-sarana Puskesmas, disana juga terkait Pembangunan atau renovasi sarana sanitasi di Puskesmas termasuk juga jaminan air bersih dalam pelayanan sehingga pencegahan infeksi di Tingkat pelayanan primer sebagai bentuk dukungan Integrasi Layanan Primer (ILP) itu bisa dilakukan dengan baik. Dukungan ini sangat singkat 5 bulan lebih dan dapat dilaksanakan dengan biak oleh teman-teman PKBI dan dukungan dari OPD yang terkait dengan program ini, Adapun penyerapan program dari PKBI ini 89,19% laporan masih 11,38% ini mungkin yang masih segera dikejar, program ini berakhir di Bulan Juli 2024.

Dukungan lain yang tidak kalah penting yaitu dukungan Kesehatan Ibu, Kesehatan Bayi Baru Lahir, Kesehatan anak termasuk didalamnya pengendalian pencegahan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan ibu, bayi baru lahir dan anak.

Selain itu kami Unicef siap untuk mendukung dua fokus utama untuk Triwulan 3 dan 4 yaitu proses penyusunan Country Programme Documents (CPD) 2026 – 2030 dan juga dukungan Penyusunan RPJMD karena pasti akan dibutuhkan di wilayah NTB.

Sementara itu Sekretaris Bappeda sampaikan rakor ini merupakan kolaborasi multipihak, Pentahelic diantaranya pemerintah dan mitra pembangunan, dan saat ini sdedang berlangsung. Secara garis besar Hubungan pemerintah pusat dan daerah tingkat 1 termasuk dengan mitra pembanguna di cover dengan 4 istilah yaitu : koordinasi, sinkronisasi, integrasi dan harmonisasi. Dari tema tersebut kita mempunyai tujuan yang sama, yaitu mengatasi tantangan dan permasalahan baik nasional maupun daerah. Tema kegiatan hari ini Kesehatan dan Wash atau sanitasi, berbicara mengenai tantangan dan permasalahan kesehatan dan sanitasi.

Di Nusa Tenggara Barat ada 2 kota dan 8 kabupaten, hampir semua itu berhadapan dengan masalah stunting, kemiskinan ekstrem, pengangguran terbuka, kami berharap kalau seandainya sudah berhasil di 3 atau 4 Kabupaten tersebut, lokus bisa diperluas, apa yang kita lakukan ini adalah bagian menjawab isu-isu pemerataan Pembangunan, isu kesenjangan Pembangunan, kami berharap ada perluasan lokus.