Persiapan Program Industrialisasi NTB Perlu Strategi, Sinergisitas dan Penetapan Lokasi Fokus yang Tepat

1

Rencana persiapan program Industrialisasi NTB di Tahun 2020 diperlukan strategi yang matang, sinergisitas dengan banyak pihak dan penetapan lokasi fokus yang tepat.

Kabid Perencanaan Pembangunan Daerah Bidang Ekonomi Bappeda NTB Nuryanti mengatakan, masih tersisa waktu 4 Bulan bagi Pemerintah Daerah Provinsi untuk mempersiapkan dengan matang tentang rancangan Industrialisasi NTB di Tahun 2020.

Menurut Nuryanti, 5 Proyek Industrilisasi yang akan menjadi fokus utama meliputi Pertama Industrialisasi Pertanian yang mencakup program Mandiri Benih Jagung, Peningkatan Produksi jagung berkualitas, Swasembada pakan Unggas dan Ruminansia, Swasembada Telur dan Daging Unggas. Kedua Industri Permesinan. Ketiga Industri Garam dan Keempat Industri Olahan Hasil Perkebunan dan HHBK.

“Kita berharap semua Program Industrialisasi yang berjalan dapat mengakselerasi penurunan angka kemiskinan” Kata Nuryanti dalam agenda Rapat bersama seluruh OPD Pelaksana Program Industrialisasi di Ruang Samota Bappeda NTB, Jumat (6/6/19).

Di Tingkat Nasional 2018 sudah dilaunching peta industrialisai 4.0. Dalam peta jalan Indonesia 4.0, ada 5 model industri yang akan didorong : (1) Industri Makan Minum, (2) Industri Fashion, (3) Industri Elektronik, (4) Industri Mobil Listrik  (5) Industri Kimia.

Untuk mengawal proses industrialisasi Provinsi NTB, perlu didukung dengan Dokumen Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP) NTB sebagai Rencana Induk Industrialisasi.

Peluang NTB menjadi Daerah Industri sangat terbuka.

  • Adanya program registrasi lahan dan program sertifikasi Prima adalah angin segar untuk program Industrialisasi di Bidang pangan Pertanian. .
  • Branding NTB sebagai icon Pariwisata Halal adalah bagian dari keuggulan komparatif yang tidak dimiliki oleh Daerah lain.
  • Kebutuhan terhadap Benih Jagung sangat tinggi. Tapi 100% masih didatangkan dari luar NTB. Ini menjadi peluang bagi NTB untuk menjadi Daerah Mandiri Benih.
  • Dengan program Mandiri Benih Jagung akan mendorong Peningkatan produksi Jagung Berkualitas yang secara otomatis akan mendukung NTB menjadi Daerah Swasembada Pakan Unggas dan Ruminansia serta Daerah Swasembada Telur dan Daging Unggas.
  • Seiring dengan selesainya proyek pembangunan KEK Mandalika di Tahun 2021 permintaan hotel terhadap suplai telur dan daging akan meningkat.
  • Industrialisasi pertanian : lahan kering masih ada satu musim , beberapa alternative yang sudah diberikan . Ada tanaman keras, jangka setahun sehingga dipastikan industry rumahan bisa kontuinitas sepanjang tahun. Bagaimana ketersediaan bahan baku sepanjang tahun. Memberikan solusi ke masyarakat agar tidak merusak hutan, baru ada 2 KPH untuk dana pendukung.
  • Industri garam salah satu komoditi andalan Kabupaten Bima menjadi salah satu Kawasan Ekonomi Garam Indonesia Timur, Industrialisasi ini membutuhkan permesinan dibuat oleh IKM IKM yang ada di NTB dibawah pembinaan Dinas Perindustrian. Monitoring dan Evaluasi ada di STIpark. Peran strategis perindustrian untuk Edukasi Pendampingan.