Menelusuri Ujung Timur Kabupaten Bima, Mengakselerasi Wilayah Sape dan Sekitarnya

Posisi Kabupaten Bima dalam kawasan regional Bali, NTB dan NTT yang dilewati oleh wisatawan dunia termasuk dalam posisi strategis, hal ini ditunjang oleh lokasinya yang menjembatani pariwisata Pulau Bali dan Pulau Lombok dengan kawasan KEK Mandalika, serta pada sebelah timur terdapat Destinasi Dunia di Pulau Komodo di Nusa Tenggara Timur.

Kawasan Pengembangan Sangiang, Komodo dan Sape, atau yang dikenal dengan SAKOSA merupakan kawasan yang memiliki potensi pariwisata dan perikanan laut, hal ini juga didukung oleh posisi kawasan yaitu Kecamatan Sape yang merupakan pintu gerbang ekonomi dikawasan ini. Daya dukung kawasan dengan adanya pelabuhan Sape sebagai jalur utama transportasi laut yang menuju Labuan Bajo Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan Pulau Komodonya yang mendunia. Potensi lain kawasan adalah berupa potensi Agroindustri dan Agrobisnis dalam hal ini perikanan dan kelautan merupakan sektor unggulan di Kecamatan ini. Dengan potensi besar yang dimiliki oleh Bima bagian timur, yang tidak hanya Kecamatan Sape tetapi juga Kecamatan Lambu dengan berbagai daya tarik wisata seperti, Pantai Lariti, Pantai Pink, Pulau Kelapa, Gili Banta dan berbagai destinasi baru yang luar biasa indah serta Kecamatan Wera dengan Pulau Sangiangnya yang dikenal dunia merupakan destinasi utama yang menarik wisatawan domestik dan mancanegara. Sangiang Api merupakan gunung berapi yang masih aktif hingga saat ini. Berbagai potensi wisata yang ada ini menjadikan kawasan SAKOSA sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Bima Nusa Tengggara Barat.

Potensi utama kawasan SAKOSA (Sape, Komodo dan Sangiang) adalah terkoneksinya kawasan ini dengan destinasi Pulau Komodo di NTT serta perkembangan terbaru NTB sebagai venue pelaksanaan berbagai event kelas dunia seperti Moto GP, WSBK yang menjadikan kawasan sekitarnya akan menjadi berkembangan. Perlu identifikasi mendalam terkait potensi kawasan ini untuk dijual ke wisatawan apabila ingin mengembangkan kawasan ini menjadi destinasi wisata baru Indonesia yeng berada di Kabupaten Bima.

Pengembangan kawasan wisata menjadi sebuah destinasi harus disadari akan mempercepat tumbuhnya ekonomi masyarakat, mendukung percepatan, terpelihara dan berkembangnya sarana dan prasarana, meningkatkan nilai budaya lokal Bima, memperkuat karakter dan potensi beberapa kawasan wisata andalan, serta pengembangan SDM Pariwisata dan investasi. Maka identifikasi dan pemetaan potensi wisata yang ada dalam kawasan SAKOSA menjadi penting dalam poin pengembangan serta penyusunan rencana dan pembagian peran.

#NTBGEMILANG
#NTBTangguhDanMantap
#NTBBersihDanMelayani
#NTBSehatDanCerdas
#NTBAsriDanLestari
#NTBSejahteraDanMandiri
#NTBAmanDanBerkah