Kegiatan Sosialisasi Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan Teknologi Daerah(Puspa Iptekda) NTB dilaksanakan Selasa, 27 April 2020 di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Lombok Barat.

Narasumber Sosialisasi Puspa Iptekda di sampai kan langsung oleh Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Provinsi NTB dan juga dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Lombok Barat yg diwakilkan oleh Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dikbud Kab. Lobar. Dengan jumlah peserta yg di undang dalam sosialisasi sejumlah 50 peserta dan pelaksanaan sesuai prokes Covid 19.

Pelaksanaan Sosialisasi Puspa Iptekda se-NTB, Penanggung  jawab kegiatan, Kabid Litbang Bappeda Prov NTB (L. Suryadi, SP., MM) ketua pelaksana kegiatan oleh Kasubbid. Litbang Ekonomi dan Pembangunan (Bq. Dhani Sufia Hartati, ST). Sosialisasi dihadiri oleh beberapa Perwakilan Pendidik sekolah baik tingkat TK, SD, SMP, SMA/SMK, perguruan tinggi setempat dan beberapa lembaga riset di Kab. Lombok Barat.

Dalam uraiannya, Kabid Litbang Bappeda NTB menyampaikan Beberapa poin sebagai kaliat pembuka. Diantaranya adalah posisi NTB pada indeks inovasi daerah yang berada pada urutan ke 34 dari 34 provinsi. Juga indeks aktifitas literasi masyarakat di NTB yang hanya 68,36 poin, dengan menempati urutan ke 31 dari 34 provinsi. Hal tersebut diikuti dengan kemampuan baca masyarakat yang berada pada urutan ke 33 nasional. Dan kemampuan matematika yang berada pada urutan ke 30 dari 34 provinsi. Dilanjutkan dengan penjelasan Kepala Bidang Litbang mengenai Indeks pembangunan Manusia dengan nilai 68,25 yang tercatat pada Tahun 2020, atau berada pada posisi 29 nasional.

Sesuai UU No. 18/2002 ttg sistem nasional penelitian, pengembangan, dan penerapan Ilmu pengetahuan dan teknologi, UU No. 17/2007 tentang RPJPN thn 2005-2025, pasal 14 menyatakan bahwa perekonomian nasional dimasa depan adl ekonomi berbasis pengetahuan dan inovasi (knowledge based economy) dmn pendidikan IPTEK baik formal dan non formal mjd basisnya.

Tantangannya adalah pembangunan masyarakat yg berlandaskan budaya iptek yg dpt memicu inovasi, shg tjd peningkatan, penguasaan dan pemahaman iptek di masyarakat.

Dalam sosialisasi perdana di Kab Lobar ini, acara dibuka oleh Kepala Bappeda Lombok barat yang diwakili oleh Ibu Sekretaris Bappeda Lobar, menyatakan sangat antusias dan mendukung kegiatan sosialisasi ini sepenuhnya, dimana dlm kondisi masa Covid 19 membuat kami tertantang dlm melakukan segala bentuk inovasi yg bernilai meningkatkan kinerja dan kedepannya. Menjadikan anak-anak yg cerdas dan sehat serta inovatif. Harapan besar juga disampaikan agar kedepan kegiatan ini ada tindak lanjut berupa adanya kerja sama baik dari pihak sekolah, swasta, dan lembaga dengan pihak pengelola Puspa Iptekda NTB yg berlokasi di Komplek STIPark Banyumulek.

Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan inovasi teknologi berupa Alat Peragaan ilmu pengetahuan dan teknologi daerah yg mampu memberikan manfaat terhadap siswa didik maupun pendidik, memiliki wawasan yg luas tentang adanya pusat alat peraga IPTEKDA NTB. Dimana alat peraga yang dihibahkan Kemenristekdikti untuk Puspa Iptekda NTB bisa berkembang dan bermanfaat meningkatkan kreativitas anak anak masa depan. Pelaksanaan kegiatan ini juga didasarkan pada Nota Kesepahaman antara Bappeda Provinsi NTB dengan Pusat Peragaan IPTEK Kemenristekdikti No. 06/PP-IPTEK-PKS/XII/2018 dan No. 050/7208-Bappeda tentang pendirian dan pengembangan Pusat Peragaan IPTEK NTB.

Adapun tujuan didirikannya Puspa Iptekda NTB adalah sbg sarana pembelajaran sains bagi siswa utk mendukung pembelajaran disekolah, memotivasi anak dan generasi muda utk mencintai serta membudayakan sains dan memberi alternatif wisata sains.

Dari penyampaian sosialisasi juga disampaikan beberapa hal terkait Puspa Iptekda yaitu memperkenalkan 15 jenis alat peraga dimana alat peraga tsb dikelompokkan menjadi 4 zona yaitu zona mekanika, zona listrik, zona matematika dan zona optik. Nama nama alat peraga tsb antara lain alat peraga katrol,  Gyroextream, menurun keatas, halilintar, harga tanpa dawai, baterai tangan, bola listrik, magnet bermusuhan, cincin bermusuhan, tebak tgl lahir, ptik pengukur luas, menara Hanoi, penjumlahan segi tiga, meja lensa dan film kartun.

dan yg menjadi kesimpulan dalam sosialisasi ini adalah tindak lanjut kerjasama dalam mengembangkan Puspa Iptekda NTB dengan Perangakt Daerah, pihak sekolah, swasta, perguruan tinggi dan akademisi yg nantinya kedepan akan memberikan sumbangsih bagi kemajuan terhadap daerah dan juga menjadikan anak anak kita menjadi anak yg sehat cerdas dan sejahtera.

Maju terus pusat peragaan IPTEKDA NTB. Agar terus melahirkan inovasi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.

#ntbgemilang

#ntbbersihdanmelayani

#ntbsehatdan cerdas

#ntbasridanlestari

#ntbsejahteradanmandiri

#ntbamandanberkah

#bappedaprovinsintb

#litbangbappedaprovinsintb