FGD Inisiasi Integrasi Kawasan Strategis Sekitar KEK Mandalika Sebagai Penggerak Transformasi Ekonomi NTB Lombok Timur – Sumbawa Barat

Kepala Bappeda NTB, Dr. Ir. H. Iswandi, M.Si., memimpin kegiatan FGD Inisiasi Integrasi Kawasan Strategis Sekitar KEK Mandalika Sebagai Penggerak Transformasi Ekonomi NTB Lombok Timur – Sumbawa Barat. Kegiatan bertempat di Lesehan Masaro Labuhan Lombok, Rabu 7 Februari 2024.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Bidang lingkup Bappeda NTB, Kepala Bappeda Lombok Timur, Kepala Dinas Pariwisata NTB, Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur, Kepala Dinas Pariwisata KSB, dan perwakilan perangkat daerah terkait lingkup Pemerintah Provinsi NTB serta pelaku usaha.

Kepala Bappeda menyampaikan saat ini Bali dan Nusa Tenggara secara nasional diarahkan sebagai super hub pariwisata dan ekonomi krearif, kondisi ini harus ditangkap sebagai potensi untuk dikembangkan sebagai pendukung kawasan strategis pariwisata nasional KEK Mandalika, yang juga pada daerah sekitarnya yaitu Lombok Timur dan Kabupaten Sumbawa Barat yang juga memiliki kondisi existing pariwisata.

“Maka dari itu perlu dilakukan pengembangan dan penataan destinasi wisata penyangga KEK Mandalika di Lombok Timur dan KSB moda transportasi (laut, udara, darat) agar terwujudnya konektifitas antar destinasi wisata sehingga wisatawan tidak hanya diam di kawasan mandalika tapi berwisata juga ke daerah sekitarnya sebagai penggerak transformasi ekonomi”, ujarnya.

Menutup pembukaan Doktor Iswansi sampaikan agar tercapainya rencana-rencana tersebut maka dibutuhkan dukungan unsur pentahelix yang terdiri dari pemerintah, akademisi, pengusaha, komunitas dan media sangat dibutuhkan agar kesimbangunan pembangunan pariwisata dapat berlangsung.