Bappeda NTB Bersama LCDI-Bappenas Perkuat Pelaporan Pembangunan Rendah Karbon melalui Pelatihan AKSARA

Mataram — Kepala Bappeda NTB, Baiq Nelly Yuniarti, AP., M.Si., memimpin Kegiatan Pelatihan Penggunaan AKSARA untuk Pemantauan, Evaluasi, dan Pelaporan (PEP) Aksi Pembangunan Rendah Karbon (PRK). Kegiatan yang bekerjasama dengan Low Carbon Development Initiative (LCDI) ini berlangsung pada 5–6 Februari 2026 di Hotel Aston Inn, Mataram.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas teknis para Admin, Analis, dan Kontributor di tingkat provinsi serta kabupaten/kota dalam mengoperasikan sistem AKSARA sebagai platform resmi pelaporan aksi PRK. Melalui pelatihan ini, diharapkan tercipta kesamaan pemahaman dan harmonisasi prosedur pelaporan sehingga data yang dihasilkan lebih konsisten, akurat, dan tepat waktu.

AKSARA dikembangkan sebagai sistem terintegrasi untuk merekam, memantau, serta mengevaluasi aksi pembangunan rendah karbon di daerah. Sistem ini menjadi fondasi penting dalam mendukung pengambilan kebijakan berbasis data, sekaligus memperkuat kontribusi daerah terhadap pencapaian target pembangunan rendah karbon nasional.

Selain penguatan aspek teknis, pelatihan ini juga menekankan pentingnya pengarusutamaan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDSI) dalam pelaporan aksi iklim. LCDI mendorong agar sistem AKSARA mampu mendokumentasikan manfaat dan dampak aksi iklim secara lebih inklusif, khususnya bagi perempuan, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya, sejalan dengan kebijakan nasional dan Rencana Aksi Nasional Gender dan Perubahan Iklim 2024–2030.

Peserta pelatihan berasal dari berbagai unsur, mulai dari kementerian terkait, perangkat daerah Provinsi NTB, Bappeda dan Dinas Lingkungan Hidup kabupaten/kota se-NTB, hingga perwakilan dunia usaha, organisasi masyarakat sipil, dan akademisi. Secara keseluruhan, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 75 peserta.

Melalui pelatihan dan konsultasi lanjutan pasca kegiatan, Pemprov NTB berharap dapat meningkatkan kualitas data pelaporan aksi PRK serta merumuskan rekomendasi strategis untuk penguatan AKSARA sebagai sistem pelaporan aksi iklim yang inklusif, kredibel, dan berkelanjutan.