Rakor kegiatan POKJA AMPL NTB 2015

By | May 5, 2015

Senin , 4 Mei 2015, Kabid Perencanaan Pembangunan Bidang Sosial Bappeda Provinsi NTB membuka Rapat Koordinasi Kelompok Kerja AMPL (Air Minum dan Penyehatan Lingkugan) yang juga dihadiri SKPD lingkup Bidang Sosial anatar lain Dinas Kesehatan, Biro Hukum, BPMPD, Dinas Pekerjaan umum Lingkup Pemprov. NTB dalam rangak penyusunan proposal kegiatan berbantuan UNICEF untuk Tahun anggaran 2015. Rapat membahas tentang Perencaaan berbasis isu yang meliputi permasalahan air bersih dan penyehatan lingkungan dan juga program kegiatan berbatuan UNICEF yang akan dilakukan pada tahun 2015 serta dalam rangka menerima usulan dan masukan program kegiatan dari SKPD lingkup Bidang Sosial kepada UNICEF.

Ada beberapa hal penting yang harus sangat diperhatikan dalam pelaksaan kegiatan AMPL ini yang merupakan syarat dari UNICEF terkait dengan pelaksanaan Kegiatan AMPL antara lain sebagai brikut :

  1. Untuk Bantuan Tahun Anggaran 2015, dana UNICEF tidak bisa langsung ke Pemerintah Daerah tapi harus melalui Kementerian Lembaga dalam bentuk DAK maupun DEKON, yamng kedua bisa melalui Universitas atau PIhak ke III, dan yang terakhir dana difasilitasi langsung oleh UNICEF.
  2. Untuk Bantuan dana kali ini tidak diperbolehkan bersifat pembiayaan perjalanan monitoring dan evaluasi.
  3. Dana Bantuan UNICEF akan lebih focus ke Penguatan lembaga/capacity building

Dari beberapa ketentuan tersebut diharapkan kepada Tim Pokja untuk bisa memebrikan masukan, usulan, saran kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2015 ini serta bisa menanyakan kembali rencangan kegiatan tahun sebelumnya dan tahun 2015 ini apakah masi relevan untuk dilanjutkan dengan ketentuan ketentuan yang baru. Adapun perencanaan kegiatan TA. 2015 yang akan di support oleh UNICEF antara lain pencapaian isu air bersih bisa terselesaikan di tahun 2015 s/d 2018, Rancangan Peraturan daerah 2015, Target BASNO di NTB menuju nol dan mensuport apresiasi bagi Kabupaten/kota yang memiliki strategi dan perencanaan sanitasi yang layak bagi masyarakat melalui event tertentu.