NTB MENDIRIKAN PUSPA IPTEKDA DI ISLAMIC CENTER

IMG-20171102-WA0014

 MATARAM, Provinsi NTB kembali mendapat kepercayaan dari Pemerintah Pusat melalui Kemenristek untuk mendirikan PUSPA IPTEKDA  atau Pusat Peragaan IPTEK Daerah. PUSPA IPTEKDA atau lebih dikenal dengan SCIENCE CENTER ini rencanya akan bertempat di Islamic Center Mataram.  Pemerintah Provinsi NTB dan masyarakat tentu menyambut baik PUSPA IPTEKDA yang didirikan oleh Kemenristek di NTB. Untuk itu  Kemenristek jangan menunggu waktu terlalu lama untuk merealisasikan PUSPA IPTEKDA di NTB, karena Pemerintah Provinsi NTB dan masyarakat sangat mendukung keberadaan PUSPA IPTEKDA ini.  Demikian disampaikan Kepala Bappeda Provinsi NTB – Ridwansyah saat menerima tim verifikasi Proposal Pendirian PUSPA IPTEKDA NTB, bertempat di Kantor Bappeda, 1 November 2017.

Di katakan Ridwansyah, Provinsi NTB sangat berminat untuk menjadi lokasi pusat pendirian peragaan PUSPA IPTEKDA ini.  Gubernur NTB sangat mendukung pembangunan PUSPA IPTEKDA ini, dan sesuai arahan Gubernur melalui Pak Sekda NTB, bahwa pembangunan PUSPA IPTEKDA ini akan didirikan di Islamic Center. Islamic Center selain sebagai tempat pelaksanaan fungsi-fungsi keagamaan, juga ada fungsi-fungsi lain termasuk pusat peragaan ilmu pengetahuan dan teknologi Daerah, termasuk juga sebagai pusat budaya di daerah.

Untuk meyakinkan tim verifikator Kemenristek terhadap Komitmen dan kesiapan Pemerintah Provinsi NTB, Ridwansyah kembali memperjelas keberadaan Islamic Center. Ia mengatakan bahwa terletak di Pusat Kota Mataram, dengan Luas areal 74.749 m2 (7,5 hektar). Dari luas tersebut bangunan utama seluas 36.538 m2, terdiri dari masjid 4 lantai dilengkapi Ballroom, Busman (daya tampung 15.000 orang jamaah, 200 kendaraan roda 4 dan 2000 roda dua). Dilengkapi menara setinggi 99 meter sesuai 99 nama nama Allah (Asma’ul Husna).  Selain itu berdiri gedung pendidikan 140,92 m2 (gedung SMP, gedung SMU dan gedung TK & SD). Memiliki 33 ruangan (lantai I : 10, lantai II : 12, dan lantai III : 11 ruangan). Dari Jumlah tersebut, 12 ruangan sudah terpakai dan 21 ruangan belum dimanfaatkan.  Ada juga gedung pengkajian 8,928 m2 dan areal komersial 15,819 m2, dan untuk Hotel Syariah. Dari 11 ruang yang belum terpakai itu, bisa dimanfaatkan sebagai tempat PUSPA IPTEKDA.

Lebih lanjut , sebagai bentuk komitmen, pada tahun anggaran 2018 Pemerintah Provinsi NTB mengalokasikan anggaran untuk mendukung PUSPA IPTEKDA sebesar  300 juta rupiah. Tentu kedepannya alokasi anggaran untuk IPTEKDA ini akan ditambah. Jumlah tersebut  belum lagi termasuk dana yang dialokasikan oleh SKPD sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing.

Sementara itu ditempat yang sama pimpinan Verfiikasi Proposal PUSPA IPTEKDA Kemenristek – Syahrial mengatakan, verfiikasi proposal ini merupakan tindaklanjut dari Proposal yang telah disampaikan oleh Pemerintah Provinsi NTB kepada Kemenristek. Dari 10 Kabupaten/Kota dan satu Provinsi, ada 3 Proposal yang masuk yaitu Proposal dari Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Barat dan Proposal dari Pemerintah Provinsi NTB.

Menurut Syahrial, dari 3 Proposal tersebut, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim Kemenristek, ada 2 Proposal yang dianggap layak, yaitu Proposal yang disampaikan oleh Pemerintah Provinsi NTB dan Proposal dari Kabupaten Lombok Barat. Atas proposal tersebut tim Kemenristek hadir di Bappeda ini. Lanjut Syahrial, setelah pertemuan tim akan melihat ke lapangan secara langsung lokasi tempat dibangunnya PUSPA IPTEKDA ini. Diakhir penjelannya, tim verifikator meminta kepada Pemerintah Provinsi NTB untuk segera menyusun Tim Pokja pendirian PUSPA IPTEKDA yang nantinya ditetapkan dengan Keputusan Gubernur. (by saharudin – Kasubbid Litbang Ekonomi Bappeda Prov. NTB).