Musrenbang Provinsi NTB 2015 Dalam Rangka Penyusunan RKPD TA. 2016

By | March 20, 2015

Mataram, Kamis 19 Maret 2015 Musrenbang Provinsi NTB dalam rangka penyusunan RKPD TA. 2016 berlangsung di Hotel Lombok Raya, acara dihadiri oleh Bupati/Walikota se – NTB, Pejabat SKPD Lingkup Pemprov NTB. Anggota DPR Provinsi NTB dan Tokoh Agama/Masyarakat serta hadir pula sebagai narasumber yaitu Menteri Pariwisata, perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, Bappenas dan perwakilan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Acara dibuka resmi oleh Wakil Gubernur NTB sekaligus dalam arahannya menyampaikan Musrenbang adalah sebagai forum pertemuan untuk mensinergikan dalam pelaksanaan pembangunan di daerah dan pusat serta memberikan masukan prioritas pembangunan dari usulan Kabupaten/Kota di dalam anggaran APBD Kabupaten/Kota, APBD Provinsi dan APBN sehingga mampu berkomitmen dalam pencapaian target, sasaran pembangunan prioritas yang transparan dan akuntabel, Karena dengan pembangunan prioritas yang transparan dan akuntabel inilah hakekat dari Musrenbang yang kita laksanakan. Kemudian setelah itu paparan dan sambutan oleh kepala Bappeda Provinsi NTB yang menjelaskan bahwa Musrenbang bertujuan untuk memadu serasikan dan menyempurnakan rencana kerja SKPD menjadi rancangan akhir puncak kerja Tahun 2016 dengan memperhatikan secara sungguh-sungguh prioritas pembangunan dan aspirasi masyarakat sesuai hasil Musrenbang Kabupaten/Kota dan hasil Pra Musrenbang Provinsi. Tujuan Musrenbang Provinsi juga adalah mengkordinasikan, mensinergikan kerangka regulasi dengan kerangka anggaran yang bersumber dari APBD, APBN dan Dana Perimbangan agar terwujud penggunaan sumber daya, sumber dana secara efisien, efektif dan berkeadilan. Pada akhirnya diharapkan dalam Musrenbang ini dapat dihasilkan Program dan Kegiatan yang mampu menjawab isu strategis pada Tahun 2016 yaitu Penurunan Angka Kemiskinan, Peningkatan SDM melalui Generasi Emas, Perbaikan Kualitas Lingkungan Hidup dan Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik. Sehingga Visi mewujudkan masyarakat Nusa Tenggara Barat yang beriman, berbudaya, berdaya saing dan sejahtera dapat tercapai.