LOMBA INOVASI PEMBELAJARAN (INNOVATIONS DRIVE)

inovasi

Inovasi untuk anak sekolah Indonesia (INOVASI) adalah program selama empat tahun yang bekerja untuk mendorong dan mendukung inovasi pada sektor Pendidikan di Indonesia. DI danai oleh Pemerintah Australia (dalam hal ini diwakili oleh Depertemen Luar Negeri dan Perdagangan (DAFT) Australia) dan di kelola oleh Palladium, program ini berupaya untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar di kelas. INOVASI berkolaborasi erat dengan Pemerintah Indonesia (dalam hal Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI) di tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi, dan Nasional dalam mengembangkan dan melaksanakan penelitian dan kegiatan rintisan yang berorientasi pada tindakan, dengan tujuan meningkatkan hasil pembelajaran siswa di Indonesia khususnya dalam hal kemampuan literasi (membaca) dan numerasi (berhitung).

Dengan memahami tantangan loka ldan menghasilakna solusi yang sesuai kenteks lokal untuk kegiatan belajar mengajar di kelas yang lebih baik , hasil pembeajaran  pun di harapkan  akan lebih baik pula. Secara umum, INOVASI akan menyediakan bukti-bukti kepada para pembuat keputusan yang akan membantu dalam membuat keputusan terkait kebijakan, peraturan dan alokasi sumber daya di sektor Pendidikan; membantu meningkatkan hasil pembelajaran di Indonesia.

Untuk mendukung mandat INOVASI dalam hal inovasi serta pertukaran ide-ide dalam meningkatkan pembelajaran – sekaligus sebagai bentuk  dari ‘brand outreach’, INOVASI telah mengembangkan sebuah konsep kegiatan yakni Lomba Inovasi Pembelajaran atau Innovastion Drive. Lomba ini pertama kali diluncurkan pada bulan Mei 2016 di Jakarta dalam rangka merayakan Hari Pendidikan Nasional, dan juga menjadi langkah awal bagi INOVASI dalam menjangkau inovasi dan ide-ide inovatif di tingkat Provinsi dan Kabupaten. Dari 300 ide yang masuk, Sembilan pemenang telah terpilih secara kolaboratif oleh pihak Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI dan tim INOVASI, serta diumumkan pada sebuah acara penganugrahan pemenang di Jakarta oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Hipotesis pengembangan yang lebih luas INOVASI adalah bahwa pendekatan konteks khusus di perlukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Tidak sekedar mencari solusi ‘best partice’ dari luar untuk mengatasi permasalahan lokal, namun pendekatan yang lebih efektif dibutuhkan untuk bekerja dengan para pemangku kepentingan lokal di bidang Pendidikan dan mengidentifikasi permasalahan lokal untuk menghasilkan solusi yang paling cocok digunakan.

Innovations Drive bertujuan untuk mengumpulkan (crowdsource) ide inovasi di kelas yang saat ini digunakn guna menigkatkan kemampua membaca (literis) dan berhitung (numeris) siswa jenjang Pendidikan dasar. Lomba ini menjadi kesempatan untuk secara kreatif melibatkan pembuat kebijakan dan tenaga kependidkan, dan mendorong inovasi lokal yang sederhana, cost-effective, dan dapat direpleksi.