LOMBA INOVASI PEMBELAJARAN

Pemenang Lomba INOVASI Pembelajaran-1

Enam karya inovatif berbasis kearifan local untuk meningkatkan hasil pembelajaran terkait literasi dan numerasi di NTB berhasil memenangkan hati timseleksi

Mataram, 4 Oktober 2017 – Pemerintah Provinsi NTB bekerjasama dengan Inovasi untuk Anak Indonesia (INOVASI), program kemitraan pendidikan antara Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia, beberapa waktu lalu telahmenyelenggarakan LombaInovasi Pembelajaran dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa 2017. Lomba yang terbuka untuk seluruh guru SD di NTB inidiluncurkan oleh Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi saat kegiatanTemu Inovasi: Inspirasi dari Guru yang digelar pada 25 April lalu di Gedung Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB.

Berlangsung selamakurang lebih 2.5 bulan, lomba yang sejalan dengan Lomba Inovasi Pembelajaran (INOBEL) yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini mengundang ide-ide inovatif guru-guru SD di NTB dalam memecahkan permasalahan pembelajaran dalam hal membaca (literasi) dan berhitung (numerasi) di kelas.Mengingat, kedua kemampuan ini memiliki manfaat besar bagi masa depan anak-anak, utamanya untuk memenangkan persaingan di masa mendatang.

Hal tersebut selaras dengan paparan TGB dalams ambutannya di acara TemuInovasi: Inspirasi dari Guru beberapa waktu lalu, “Program INOVASI ini sudah tepat memilih dan menitik beratkan serta mengarahkan inovasi pada duahal, yaitu literasi dan numerasi, karena kedua hal itu sangat menentukan masa depan anak-anak kita yang kelak akan menjadi pelaku-pelaku aktif utama di dalam membangun daerah dan bangsa”.

Sejak 8 Juni 2016, NTB telah menjadi provinsi mitra pertama INOVASI. Sebagai program yang di danai oleh Pemerintah Australia dalam kemitraannya dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, INOVASI merupakan program pendidikan yang bertujuan untuk memahami dan menghadapi tantangan pembelajaran di kelas – terutama yang terkait dengan literasi dan numerasi—di jenjang pendidikan dasar. Dalam perjalanannya, program ini telah di implementasikan di 6 kabupaten di NTB, meliputi Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Bima, serta Kabupaten Dompu.

Hingga masa penutupannya pada pertengahan Juli lalu, tim INOVASI telah menerima lebih dari 60 ide-ide inovatif yang menarik, baik berupa video pendek maupun paparan singkat disertai foto-foto perubahan yang di lakukan, mulai dari ide pembelajaran yang dapat membantu siswa memahami pecahan maupun perkalian dasar hingga penggunaan kartu pelangi untuk membantu siswa meningkatkan kemampuan membacanya.

Melalui serangkaian proses seleksi yang panjang, tim INOVASI akhirnya berhasil memilih 6 karya yang tidak hanya solutif dalam menjawab permasalahan yang ada dalam proses pembelajaran di kelas masing-masing, namun juga telah terbukti mampu meningkatkan pembelajaran siswa, utamanya dalam kemampuan literasi dan numerasi. Pertimbanganl ainnya, karya-karya yang terpilih juga dinilai efektif secara biaya serta berpotensi untuk ditingkatkan maupun digunakanoleh guru lain.

Keenam pemenang tersebut adalah Hj. Rohimah, M.PD dari SDN 2 Pancor Lombok Timur, Murdani, S. PD dari SDN 1 Gerung Utara Lombok Barat, serta Husnidari SDN Sondosia Bima untuk kategori literasi. Sementara, di kategori numerasi ada Aminudin, S. Pd dari SDN 01 Kempo Dompu, Heri Febriansyah dari SD Sapuraga Sumbawa Barat, serta Dewi Kurniati dari SD Kalimati Sumbawa Barat. Rencananya, seluruh pemenang akan menerima hadiah yang akan diserahkans ecarasimbolis oleh Gubernur NTB saat perayaan HUT NTB pada 17 Desember mendatang di Mataram.

Untuk informasi lebih lanjut tentang apa dan siapa para pemenang lomba ini, simak ulasan profilnya di lamanfacebook INOVASI https://www.facebook.com/InovasiPendidikanAIP/ dan atau laman INOVASI di Kampung Media: https://www.kampung-media.com/inovasi