INDEKS PEMBANGUNAN REGIONAL (IPR) PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2015

By | November 10, 2016
  1. Pendahuluan
  • Evaluasi terhadap pelaksanaan pembangunan merupakan tahapan penting dalam memberikan umpan balik yang berkualitas bagi penyusunan rencana pembangunan berikutnya (Bappenas, 2014).
  • Salah satu elemen penting dalam melakukan pengendalian dan evaluasi pembangunan adalah indikator kinerja (Muktiali, 2009).
  • Badan Pusat Statistik (2009) melakukan kajian awal dengan menyusun Indeks Pembangunan Regional (IPR) yang didasarkan pada sejumlah besar indikator yang dikelompokkan ke dalam lima dimensi pembangunan.
  • IPR menjadi ukuran yang komprehensif dalam menilai kinerja pembangunan. Kinerja pembangunan tidak hanya dapat diukur secara simultan tetapi juga secara parsial di masing-masing dimensi pembangunan.
  1. TUJUAN PENYUSUNAN IPR
  • Mengukur kinerja pembangunan antar wilayah dan antar waktu di Provinsi NTB.
  • Membandingkan dan melihat perkembangan kinerja pembangunan regional antar kabupaten/kota.
  • Mengidentifikasi kabupaten/kota dengan kinerja pembangunan regional terbaik dan terburuk pada setiap dimensi pembangunan.
  • Menawarkan ukuran alternatif untuk evaluasi kinerja pembangunan bagi perumus kebijakan.

    Silahkan ikuti tautan untuk materi lengkapnya di link ini