GEOPARK RINJANI SEBAGAI GEOPARK DUNIA

By | November 25, 2015

Seperti yang kita ketahui bersama Gunung Rinjani termasuk sebagai kawasan Taman Nasional sesuai dengan keputusan Menteri Kehutanan No.280/kpts-II/1997 dengan luas 40.000 ha (Taman Nasional Gunung Rinjani/TNGR), dimana pengunjung wisata alam Rinjaini setiap tahunnya bertambah, baik dari luar negeri maupun domestik, sehingga penting bagi kita untuk memperhatikan dan meningkatkan kawasan alam Rinjani sebagai wisata favorit di tingkat Nasional maupun Dunia, oleh karena itu pada kesempatan ini Bappeda Provinsi NTB selaku sekertariat sekaligus dewan pelaksana harian Geopark Rinjani melakukan sosialisai ke SKPD terkait dan tokoh Masyarakat yang di adakan di Hotel Lombok Raya pada hari Selasa (25-11-2015). Tujuan dari sosialisasi ini melindungi keragaman bumi, meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal, pendidikan, dan melestarikan alam warisan bumi, sehingga penting bagi kita semua untuk memberikan dukungan penuh untuk menjadikan Taman Nasional Rinjani sebagai Geopark Global Network (GGN). Dukungan dari semua pihak baik masyarkat dan pemerintah sangat dibutuhkan untuk menjadikan Rinjani sebagai GGN tentu melalui mekanisme yang ada dan di atur oleh tim penilai dengan syarat dan ketentuan yang sudah di berikan.

Selain di hadiri oleh SKPD terkait yang konsen untuk peningkatan Kawasan Alam Rinjani seperti Dinas PU, Dinas Hubkominfo, Dinas Kehutanan, dll, di hadiri pula oleh tokoh masyarakat dan pemangku adat dari Sembalun yaitu Bpk. Abdurrahman dan Kepala Desa Aiq Berik. Ada beberapa hal yang perlu di perhatikan oleh Tim Kerja Harian Geopark terkait dengan kearifan lokal, karena sejauh ini banyak masyarakat setempat yang masih belum paham tentang program Geopark ini, bahkan ada beberapa yang menilai negatif terkait dengan program dan niat baik ini, sehingg perlu di pehatikan semaksimal mungkin oleh kita semua khususnya Tim Kerja Harian Geopark untuk mensosialisasikan secara massive tentang program Geoprak Global Netwok (GGN), sehingga kita semua terhindar dari segala hal yang tidak di harapkan.

UNESCO sebagai badan dunia yang berkecimpung dibidang ilmu pengetahuan, pendidikan dan kebudayaan merupakan lembaga dunia yang menetapkan UNESCO’s World Heritage Sites, atau situs warisan dunia. Adapun yang dimaksud dengan situs warisan dunia ini adalah sebuah tempat khusus, yang merupakan Warisan Dunia internasional yang dikelola UNESCO World Heritage Committee, yang terdiri dari 21 kelompok (21 state parties) yang dipilih oleh Majelis Umum (General Assembly) dalam kontrak 4 tahun. Sebuah Situs Warisan Dunia adalah suatu tempat Budaya dan Alam, serta benda yang berarti bagi umat manusia dan menjadi sebuah Warisan bagi generasi berikutnya.[sumber :www.id.wikipedia.org]

Indonesia masuk dalam daftar UNESCO sebagai warisan dunia international yang ada di dua tempat yitu gunung batur (Jawa Tengah) & Gunung Sewu (Jambi), dengan harapan di tahun depan Gunung Rinjani masuk dalam daftar UNESCO sebagai Warisan Dunia Internationl, yang mana sejauh ini secara administrasi sudah melengkapi syarat dan ketentuan yang sudah di tetpakan oleh tem GGN itu yang di paparkan oleh ketua team Pelaksana Haraian, Besar harapan khususnya masyarakat mampu memberikan dukunagn semaksimal mungkin. Sangat Menarik apa yang di kutip dari pernyataan pribadi dari team GGN dari Singapore dia memperumpmakan seandainya dia orang indonesia “yang paling pertama utuk di usulkan sebagai warisan dunia international di indonesia adalah Gunung Rinjani”, artinya Kita punya tempat yang sangat menarik untuk di promosikan dan cambuk bagi kita untuk mendukung program rinjani Sebagai GGN terlepas itu merupakan pendapat pribadi dari salah satu team penilai GGN.