EVALUASI CAPAIAN RPJMD 2013-2018 TAHUN 2016

IMG_0545 (Medium)

Rapat Evaluasi yang di laksanakan di Hotel Lombok Plaza Kmais, 27 April 2017 membahas tentang capaian RPJMD 2013-2018 Thaun 2016, yang di hadiri oleh Team Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan anggota Dewan, dimana hajat pada rapat ini yaitu untuk menilai dan  dan mengevaluasi kenerja yang sudah tertuang pada RPJMD, Bappeda Provinsi NTB sebagai salah satu team anggaran menyampaikan laporan terkait dengan capaian kinerja di tahun 2016, sesuai dengan 31 indikator yang tertuang dalam RPJMD ada 12 indikator yang masih menjadi fokus dan target kita kedepan, sehingga apa yang menjadi harapan pemerintah dan masyarakat dapat terwujud dengan baik.

Dairi ke 12 indikator yang akan menjadi perhatian besar kedepan di anarnya yitu :

Pertumbuhan ekonomi, angka kemiskina, laju investasi, pertumbuhan pad, jalan provinsi mantap, cakupan air bersih perdesaan, usia harapan hidup, buta huruf penduduk usia, lebih dari 15 tahun, prevalensi kurang gizi, rata-rata usia kawin pertama perempuan,  pendaftaran haki karya seni budaya daerah (desain industri), IKLH. Sehinnga kedepan penyusunan krangkakerja sangat perlu di lakukan yaitu penajaman dan intervensi terhadap 12 indikator yang belum tercapai, seperti dalam hal Upaya pemerintah daerah menurunkan angka kemiskinan, antara lain:

  • Sharing pendanaan iuran kesehatan bagi keluarga miskin dan ibu hamil resiko tinggi antara Pemerintah provinsi
  • dengan Pemerintah Kabupaten/Kota.
  • Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni, Sambungan Listrik gratis, akses air bersih serta jamban keluarga untuk
  • masyarakat miskin
  • Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kegiatan Lumbung Bersaing dan BUMDes
  • Optimalisasi dana desa untuk pengentasan kemiskinan

Inovasi lain:

  • Memastikan penerima sasaran menggunakan Basis Data Terpadu yang dikeluarkan oleh TNP2K/BPS dan Peta
  • Kemiskinan basis desa (by name by address) Integrasi program lintas SKPD, dan lintas Kabupaten/kota berbasis kawasan, misalnya KRPL dan Desa Mandiri Pangan
  • Mengarahkan dana Pokir/Aspirasi pada program pengentasan kemiskinan
  • Dukungan NGO dan Lembaga Non Pemerintah lainnya seperti BAZNAS

Begitu juga dengan indiKator yang lain akan di lakukan penajaman dan intervensi terhadap program yang mampu menyelesainkan isu-isu strategis dalam mendukung pembangunan Pemerintah Daerah Provinsi NTB.