ACARA PERESMIAN KHAWASAN EKONOMI KHUSUS (KEK) MANDALIKA

DSC03181

Mataram (20/10/2017) dalam rangka peresmian khawasan ekonomi khusus (KEK) mandalika yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo, Kepala Bappeda NTB Bapak Ir. Ridwan Syah , M.Sc., M.M., MTP selaku Kepala Sekretariat Dewan Khawasan KEK berkesempatan menghadiri acara peresmian tersebut. Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Menko Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, Menteri BUMN, Rini Soemarno, Menpar, Arief Yahya, Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi dan Bupati Lombok Tengah HM Suhaili FT yang bertempat di Pantai Kuta Kabupaten Lombok Tengah.

Dalam pidato peresmiannya, Presidan Joko Widodo mengatakan pembangunan KEK Mandalika selama hampir 29 tahun terkatung-katung dan belum dapat dirampungkan permasalahannya. Lamanya proses pembebasan di KEK Mandalika menyebabkan terhambatnya proses investasi yaitu harus adanya payung hukum atau inpres terkait pembebasan lahan.

KEK Mandalika adalah proyek yang berdampak langsung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena dapat menyerap tenaga kerja sekitar 58.000 orang dengan investasi yang berjalan sekitar Rp. 13 Triliun. KEK Mandalika tersebut akan difokuskan untuk kegiatan utama pariwisata dimana akan diproyeksikan memiliki 10.000 kamar hotel dengan target 2.000 kamar hotel sampai dengan tahun 2019.

Selain itu, Presiden berpesan bahwa Khawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dampak perekonomiannya tidak hanya dapat dinikmati oleh para investor dan kalangan masyareakat ekonomi atas melainkan dapat langsung menyentuh perekonomian masyarakat ekonomi bawah. Tentu hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Daerah khususnya Bappeda NTB sebagai koordinator perencanaan pembangunan di Daerah beserta Mitra OPD untuk mempersiapkan program-program unggulan dalam menanggulangi kemiskinan yang dapat disinergikan dengan pengembangan Khawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika seperti Kelompok Usaha Bersama (KUB), Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Pengembangan Destinasi Desa Wisata dan Pelatihan Sumber Daya Manusia yang akan dipersiapkan untuk nantinya bekerja di KEK Mandalika sehingga hal tersebut akan dapat menyentuh perekonomian masyarakat desa dan dapat mengentaskan kemiskinan di Provinsi NTB